| |
Pada sebuah ketidakpastian kuberlindung
Di bawah pancaran ada dan tiada
hanya semangat mencari yang kupunya
di saat merenung aku tidak merenung
di saat apa yang seharusnya, kulewatkan begitu saja
Salahkan diriku, lalu kenapa orang lain mendua
Pernah berharap pada suatu kebetulan,
tapi jika kebetulan itu datang, iyakah dengan orang lain juga?
Sungguh indahnya hidup kalau kebetulan selalu menyapa
Apa yang berarti bagi aku, dia, mereka dan kita
Suatu ketika, ya hanya suatu ketika
akan terus kutanyakan baik pada diriku atau juga pengembala hidup
(in BPR Class)
| | |
|
|